loading…
Terlihat sepele, kebiasaan mematikan dan menyalakan kembali ponsel secara rutin ternyata menjadi kunci utama menjaga performa mesin dan daya tahan baterai, baik untuk iPhone maupun Android. Foto: Sindonews/Danang Arradian
Tapi, itulah solusi paling mujarab di dunia teknologi. Saat komputer bermasalah atau Wi-Fi tiba-tiba putus, restart adalah langkah pertama. Hal yang sama berlaku untuk ponsel pintar di saku Anda.
Anda harus rutin me-restart ponsel. Walaupun ponsel itu terasa baik-baik saja.
Kenapa? Ini bukan sekadar mitos. Menyalakan ulang perangkat akan membersihkan gangguan perangkat lunak (software glitches). Langkah ini juga mematikan proses yang diam-diam berjalan di latar belakang. Efeknya langsung terasa pada performa dan keawetan baterai.
Ini bukan tentang proses restart otomatis saat Anda memperbarui sistem iOS atau Android. Pembaruan sistem itu hanya terjadi beberapa bulan sekali. Ini tentang kebiasaan harian.
Tentu, spesifikasi perangkat ikut menentukan. Ponsel baru pasti lebih mulus dari yang lama. Di pasar, perbedaan kecepatan ini sangat terlihat antara iPhone dan Android. Ponsel termurah Apple sekalipun tetap menggunakan cip tercepat mereka. Sementara pada Android, ponsel kelas bawah atau entry-level dipastikan memakai cip yang lebih lambat.