loading…
Robot Kuryer (artinya: Kurir), mampu menghancurkan amunisi yang terkubur tanpa memicu ledakan. Foto/militar aktuell
“Bahkan lapisan keramik setebal 10 sentimeter dapat ditembus oleh laser berdaya tinggi, yang kemudian membakar habis bahan peledak di dalam granat, ranjau, peluru artileri, dan sebagainya,” ujar Zaremba kepada saluran televisi Zvezda.
Sistem ini mampu melumpuhkan amunisi dari jarak beberapa ratus meter, sehingga mengurangi risiko bagi tim penjinak bom dan meminimalkan kerusakan di kawasan berpenduduk.
Zaremba menambahkan robot laser juga digunakan untuk menghadapi pesawat nirawak (drone).
“Anda perlu mengarahkan laser ke titik tertentu pada pesawat nirawak—titik yang ingin Anda hantam—selama beberapa waktu, setidaknya beberapa detik. Jadi, ada perkembangan teknologi yang sedang berlangsung. Saat ini, sistem kubah senjata (turret) menjadi begitu presisi sehingga bahkan dari jarak satu kilometer, alat tersebut mampu mempertahankan titik cahaya yang sangat kecil—berdiameter beberapa milimeter atau sentimeter—tepat pada sasaran tersebut,” pungkas sang ahli.
Baca juga: Abdul El-Sayed Menang Pemilihan Pendahuluan Senat Michigan, AIPAC Kalah Telak
(sya)